Status Siaga Darurat Karhutla Pemkab Rohil Resmi Ditetapkan
Nazkanews - Menghadapi ancaman musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) bergerak cepat dengan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Antisipasi Fenomena El Nino. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Wakil Bupati, Komplek Perkantoran Batu 6, Bagansiapiapi.
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles, didampingi jajaran Forkopimda, di antaranya Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, perwakilan Kodim 0321/Rohil, Kejaksaan Negeri Rohil, Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Manggala Rokan Hilir, DPRD Rohil, serta dihadiri oleh jajaran Camat, Kapolsek, Danramil, hingga pimpinan perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Rokan Hilir.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jhony Charles menegaskan bahwa Pemkab Rohil bersama Gubernur Riau telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla. Hal ini merujuk pada prediksi kemarau panjang El Nino yang serupa dengan kejadian pada tahun 2005 dan 2007.
"Kami menaruh perhatian serius terhadap ancaman ini karena berdampak pada kesehatan dan ekonomi. Saya instruksikan seluruh perangkat daerah hingga desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Jangan menunggu kejadian, lakukan langkah antisipasi sekarang juga," tegas Jhony Charles.
Ia juga memperingatkan dengan keras kepada para pemilik lahan agar tidak melakukan pembakaran.
"Lahan yang terbakar akan langsung dipasang police line untuk memberikan efek jera kepada pemiliknya. Kami juga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas sesuai peraturan yang berlaku," tambahnya.
Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, menekankan pentingnya pendataan lahan kosong oleh para Camat dan Penghulu sebagai upaya deteksi dini. Mengingat pada tahun 2025 titik api terbanyak berada di wilayah Kecamatan Kubu, Kubu Babussalam, dan Bangko Pusako, koordinasi lintas sektor menjadi kunci.
"Kami dari kepolisian siap mem-backup pemadaman dan fokus pada pengungkapan pelaku Karhutla. Saya minta pihak perusahaan, Camat, dan Penghulu segera membangun embung serta kanal blocking untuk ketersediaan air saat terjadi kebakaran," ujar Kapolres.
Senada dengan hal tersebut, Kalaksa BPBD Rohil melaporkan bahwa dari 18 kecamatan yang ada, sebanyak 14 kecamatan masuk dalam kategori rawan Karhutla.
Sekretaris Daerah Rohil Fauzi Efrizal, mengingatkan tantangan teknis dalam memadamkan api di lahan gambut yang bisa terbakar hingga kedalaman beberapa meter. Oleh karena itu, pencegahan melalui edukasi di tingkat RT/RW dan pemasangan spanduk imbauan menjadi prioritas utama.
Meskipun terdapat catatan terkait efisiensi anggaran daerah, semangat kebersamaan antar instansi (TNI, Polri, Kejaksaan, dan BPBD) serta dukungan penuh dari sektor swasta (seperti PT. Salim Ivomas, PT. Tunggal Mitra, dll) diharapkan mampu menjaga Kabupaten Rokan Hilir tetap aman dari bencana kabut asap. Rapat yang berakhir menghasilkan komitmen bersama untuk melakukan patroli rutin, memperkuat pengawasan, dan merespons setiap laporan titik api secara cepat dan tepat sebelum meluas.(**)



