DPRD Kampar Dengarkan Jawaban Pemerintah Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas RAPBD 2026

Nov 25, 2025 - 15:41 WIB
DPRD Kampar Dengarkan Jawaban Pemerintah Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas RAPBD 2026

Nazkanews - Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan jawaban pemerintah atau pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD T.A 2026 di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Kampar Bangkinang Kota, Selasa (25/11/2025).

Dalam rapat yang dibuka oleh Ketua DPRD Kab Kampar Ahmad Taridi itu dihadiri Wakil Bupati Kampar Misharti, Sekretaris Dewan Ramlah, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Riadel Fitri, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Tengku Said Hidayat, Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Kampar, Eselon III dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Kampar.

Bupati mengapresiasi atas masukan dan kritik konstruktif dari seluruh fraksi yang telah mencermati secara mendalam dokumen Raperda APBD 2026. Ia menegaskan bahwa penyusunan APBD dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika fiskal nasional dan kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Kampar.

“APBD 2026 kami susun dengan prinsip kehati-hatian dan responsif terhadap tantangan pembangunan Daerah, untuk sekarang ini kita mengalami masa efisiensi anggaran,” ucapnya.

Dalam pandangan umum yang disampaikan secara bergiliran oleh masing-masing fraksi dan membahas tentang sektor pendidikan, kesehatan, Infrastruktur dan kebutuhan masyarakat serta program-program srategis nasional.

Menanggapi berbagai pandangan tersebut, Bupati Kampar menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah akan menindaklanjuti setiap masukan dengan serius. Ia menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci keberhasilan pembangunan Daerah.

“Kami menyambut baik seluruh pandangan fraksi sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan Kabupaten Kampar. Pemerintah Daerah akan melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap Raperda APBD 2026 agar lebih akomodatif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia menyinggung beberapa strategi pemulihan fiskal yang akan ditempuh, termasuk efisiensi anggaran, peningkatan pendapatan Daerah melalui intensifikasi pajak dan retribusi, serta optimalisasi pemanfaatan aset Daerah.

Rapat paripurna ini menjadi momentum penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Dengan keterlibatan aktif DPRD dan komitmen pemerintah daerah, diharapkan APBD 2026 dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampar.

Dengan berakhirnya penyampaian pandangan umum fraksi, tahapan pembahasan Raperda APBD 2026.“Kami optimis, dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, APBD 2026 akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kampar yang lebih maju, mandiri, sejahtera dan Kampar Dihati,”tutup Ahmad Yuzar. (*)