Program Seribu Literasi dan Ta’awun Disabilitas Se-Indramayu Hadir Meriahkan HUT Indramayu ke-498
Nazkanews- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-498 Indramayu, Yayasan Amaliah Keluarga Sakinah Indonesia (YAKSI) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menyelenggarakan Program Seribu Literasi dan Ta’awun Disabilitas Se–Indramayu di gedung PGRI Indramayu, Ahad (5/10/2025).
Acara ini diikuti oleh 500 sahabat disabilitas dari berbagai wilayah di Indramayu, Cirebon, Majalengka, dan sekitarnya.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah, kemandirian ekonomi, serta semangat ta’awun (tolong-menolong) di kalangan penyandang disabilitas.
Acara dibuka dengan lantunan sholawat dan tilawah Al-Qur’an dalam huruf Braille dan isyarat, menandakan semangat inklusif yang menjadi napas utama kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Ketua Komunitas Disabilitas Indramayu, Bapak Suprayitno, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang peduli terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas di wilayah Indramayu.
Pendiri Sakinah Finance Murniati Mukhlisin yang juga Guru Besar Akuntansi Syariah Universitas Tazkia, yang menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah sebagai hak semua lapisan masyarakat, termasuk sahabat disabilitas.
“Dengan adanya kegiatan literasi keuangan syariah, pembekalan pemberdayaan bisnis syariah dan bekerja akan menjadikan komunitas disabilitas mandiri,” ujarnya.
Sementara itu Guru Besar Ekonomi Syariah Universitas Tazkia Achmad Firdaus selaku pembina program literasi dan ta’awun di Jawa Barat ini turut memberikan sambutan yang mengingatkan yang hadir tentang pentingnya mentadaburi Alqur’an lebih giat lagi karena tunanetra dan tuli dapat mahir dengan metode Braille dan isyarat.
Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk berani bermimpi dan berdaya secara ekonomi dengan prinsip keuangan yang adil dan sesuai syariah.
Acara turut dihadiri oleh Suwenda selaku Asisten II yang mewakili Bupati Indramayu. Dalam sambutannya, Suwenda menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk terus mendukung program inklusi dan pemberdayaan disabilitas.
Dalam acara itu diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti penampilan seni dari sahabat disabilitas, termasuk tari topeng dan tari batik.
Kemudian penywrahan secara simbolis Al-Qur’an Braile oleh AirNav Indonesia, Al-Qur’an Isyarat oleh ESQ Kemanusiaan, dan Kartu Ta'awun Disabilitas oleh Asyki.
Selain itu Tausiyah inspiratif oleh Ustadz Amani Luthfi, workshop literasi keuangan syariah oleh tim OJK dan Sakinah Finance juga pelatihan keterampilan kerja seperti make-up-artist, merangkai bunga, dekorasi dinding, menjahit, public speaking, robotik, digital marketing, hingga pengelolaan keuangan pribadi.
Pelatihan ini melibatkan berbagai trainer profesional dan lembaga mitra seperti BAZNAS Indramayu dan Pertamina Balongan.
Seluruh peserta sangat antusias dengan kegiatan ini. Harapannya, agar gerakan literasi dan ta’awun ini menjadi gerakan berkelanjutan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat disabilitas di Indramayu.
Sumber:
Humas Sakinah Finance



